Subscribe RSS
Outbond di Papuma? Mengapa tidak? Dec 28

Kebutuhan akan hiburan alami, bermain sambil belajar, membentuk kekompakkan grup, sekaligus berwisata sudah menjadi saah satu trend masyarakat dewasa ini.  Kejenuhan rutinitas kerja serta semakin meningkatnya beban kerja membuat ego kita terhadap kepentingan teamwork agak terabaikan.  Tetap dengan nuansa wisata alam, kami saat ini telah menyediakan layanan fasilitas outbond dan tim trainer outbond sebagai wahana memenuhi kebutuhan refreshing anda sambil bersukacita bermain bersama membentuk kekompakan teamwork di wana wisata tanjung papuma.

Kami menyediakan beberapa paket outbond yang dapat anda pilih dan sesuaikan dengan kebutuhan / tujuan outbond dan budget yang anda miliki sebagai berikut :

a. Paket Full Day Outbound Rp 120.000/Org (Min. Pack 20 person) (08.00-15.00 Wib)

Free Tiket Masuk, Fasilitator outbond, Sarana outbond (free PTCR + ATV), Makan Siang (1X), Snack (1X), Teh+kopi dan 2 kue, Topi/scraf, Kaos Papuma Outbond, Welcome Drink (minuman segar es teh/es kelapa).

Jenis games yang dapat dipilih : 3 games dan  2 High ropes :  ice breaking, dragon flag, Transfer Tepung, Jaring kehidupan, Gajah dan Semut, Bola Terbang, PTCR dan ATV). Alternatif jenis games dapat berubah menyesuaikan permintaan konsumen dan tim outbond papuma.

b. Paket Outbound + Snorkling Rp 435.000 Min.Pack 20 person (2 hari 1 malam)

Free Tiket Masuk, Fasilitator outbond, Sarana outbond (free PTCR + ATV), Makan Siang (1X), Snack (1X), Teh+kopi dan 2 kue, Topi/scraf, Kaos Papuma Outbond, Welcome Drink (minuman segar es teh/es kelapa), Snorkling, Free Penginapan,  Tambahan Makan (2X), Barbeque, Hiburan elektone,

Jenis Games yang dapat dipilih : 3 games dan  2 High ropes :  ice breaking, dragon flag, Transfer Tepung, Jaring kehidupan, Gajah dan Semut, Bola Terbang, PTCR dan ATV, Alternatif jenis games dapat berubah menyesuaikan permintaan konsumen dan tim outbond papuma. Penginapan juga alternative pilihan.

c. Paket Fun Outbound Rp 75.000 Min. Pack 20 person (08.00-13.00)

Free Tiket Masuk, Fasilitator outbond, Sarana outbond (free PTCR + ATV), Makan Siang (1X), Snack (1X), Teh+kopi dan 2 kue.

Jenis Games yang dapat dipilih : 3 games dan  2 High ropes :  ice breaking, gelang berjalan, bola terbang, transfer tepung, PTCR dan ATV, Alternatif jenis games dapat berubah menyesuaikan permintaan konsumen dan tim outbond papuma.

d. Paket Outbound For Kids Rp 45.000 Min. Pack 20 person (08.00-13.00 WIB)

Free Tiket Masuk, Fasilitator outbond, Sarana outbond (free PTCR + ATV), Makan Siang (1X), Snack (1X), Teh+kopi dan 2 kue.

Jenis Games yang dapat dipilih  : 2 games dan  2 High ropes :  ice breaking, paralon bocor, pindah belut, PTCR dan ATV. Alternatif jenis games dapat berubah menyesuaikan permintaan konsumen dan tim outbond papuma.

e. Paket Outbound sesuai budget /permintaan klien

  • War Games
  • Tracking & Hiking (Lintas Alam)
  • Camping
  • Sea Fishing
  • Arung Ombak / wisata bahari Papuma – Nusa Barong PP.

Pengalaman tim fasilitator outbond papuma antara lain :  outbond sekolah internasional Ciputra Surabaya, (100 orang), Outbond BAF (100 orang), outbond Bank Danamon (150 orang), family gathering, oubond Darmawanita Perhutani Jember (50 orang).

Anda berminat outbond di Papuma? Silakan hubungi : Sdr Handoko (081234794779)

Selamat berwisata di papuma sambil bersukacita bermain bersama tim Outbond Papuma. (dietweha).

Berburu Gurita Papuma Aug 19

Salah satu keunikan papuma selain keindahan panorama alam pantai, gunung dan hutan, juga terdapat hewan laut khas yang sering dimanfaatkan sebagai hidangan kuliner papuma.  Dia lah si gurita (octopus), hewan laut lunak berkaki delapan, yang hidup di perairan dangkal di antara batuan karang.

Gurita adalah hewan moluska dari kelas Cephalopoda (kaki hewan terletak di kepala), ordo Octopoda dengan terumbu karang di samudra sebagai habitat utama. Gurita terdiri dari 289 spesies yang mencakup sepertiga dari total spesies kelas Cephalopoda. Gurita dalam bahasa Inggris disebut Octopus (Yunani: Ὀκτάπους, delapan kaki) yang sering hanya mengacu pada hewan dari genus Octopus.

Gurita memiliki 8 lengan (bukan tentakel) dengan alat penghisap berupa bulatan-bulatan cekung pada lengan yang digunakan untuk bergerak di dasar laut dan menangkap mangsa. Lengan gurita merupakan struktur hidrostat muskuler yang hampir seluruhnya terdiri dari lapisan otot tanpa tulang atau tulang rangka luar. Tidak seperti hewan Cephalopoda lainnya, sebagian besar gurita dari subordo Incirrata mempunyai tubuh yang terdiri dari otot dan tanpa tulang rangka dalam. Gurita tidak memiliki cangkang sebagai pelindung di bagian luar seperti halnya Nautilus dan tidak memiliki cangkang dalam atau tulang seperti sotong dan cumi-cumi. Paruh adalah bagian terkeras dari tubuh gurita yang digunakan sebagai rahang untuk membunuh mangsa dan menggigitnya menjadi bagian-bagian kecil.

Tubuh yang sangat fleksibel memungkinkan gurita untuk menyelipkan diri pada celah batuan yang sangat sempit di dasar laut, terutama sewaktu melarikan diri dari ikan pemangsa seperti belut laut Moray. Gurita yang kurang dikenal orang dari subordo Cirrata memiliki dua buah sirip dan cangkang dalam sehingga kemampuan untuk menyelip ke dalam ruangan sempit menjadi berkurang.

Gurita mempunyai masa hidup yang relatif singkat dan beberapa spesies hanya hidup selama 6 bulan. Spesies yang lebih besar seperti Gurita raksasa Pasifik Utara yang beratnya bisa mencapai 40 kilogram bisa hidup sampai 5 tahun di bawah kondisi lingkungan yang sesuai. Reproduksi merupakan salah satu sebab kematian, gurita jantan hanya bisa hidup beberapa bulan setelah kawin dan gurita betina mati mati tidak lama setelah bertelur. Kematian disebabkan kelalaian gurita untuk makan selama sekitar satu bulan sewaktu menjaga telur-telur yang belum menetas.

Selubung bagian perut tubuh gurita disebut mantel yang terbuat dari otot dan terlihat seperti kantung. Gurita memiliki tiga buah jantung yang terdiri dari dua buah jantung untuk memompa darah ke dua buah insang dan sebuah jantung untuk memompa darah ke seluruh bagian tubuh. Darah gurita mengandung protein Hemosianin yang kaya dengan tembaga untuk mengangkut oksigen. Dibandingkan dengan Hemoglobin yang kaya dengan zat besi, Hemosianin kurang efisien dalam mengangkut oksigen. Hemosianin larut dalam plasma dan tidak diikat oleh sel darah merah sehingga darah gurita berwarna biru pucat. Gurita bernafas dengan menyedot air ke dalam rongga mantel melalui kedua buah insang dan disemburkan keluar melalui tabung siphon. Gurita memiliki insang dengan pembagian yang sangat halus, berasal dari pertumbuhan tubuh bagian luar atau bagian dalam yang mengalami vaskulerisasi.

PERTAHANAN DIRI

Gurita biasanya memiliki tiga mekanisme pertahanan diri: kantong tinta, kamuflase dan memutuskan lengan.

Gurita berwarna abu-abu pucat atau putih, tapi warna kulit bisa diubah sesuai warna dan pola lingkungan sekitar dengan maksud melakukan kamuflase (penyamaran). Pada kulit gurita terdapat kromatofora berupa lapisan kantung-kantung pewarna yang lentur dan bisa mengubah warna, opasitas dan refleksitas jaringan epidermis. Otot-otot di sekeliling kromatofora bisa membuat kantung-kantung pewarna menjadi kelihatan atau hilang. Kromatofora berisi pigmen berwarna kuning, oranye, merah, coklat, atau hitam. Sebagian besar spesies gurita memiliki 3 warna dari seluruh pilihan warna kromatofora yang ada, walaupun ada juga spesies yang memiliki 2 atau 4 warna. Sel-sel lain yang bisa berubah warna adalah sel iridophore dan sel leucophore (warna putih).[7] Kemampuan berganti warna digunakan gurita untuk berkomunikasi atau memperingatkan gurita lain. Gurita cincin biru berubah warna menjadi kuning cerah dengan bulatan-bulatan berwarna biru jika merasa terancam sekaligus memperingatkan musuh bahwa dirinya sangat beracun.[8]

Beberapa spesies gurita dapat memutuskan lengannya sendiri (ototomi) mirip cicak dan beberapa spesies kadal yang memutuskan ekor sewaktu melarikan diri. Lengan gurita yang sedang merangkak juga berfungsi sebagai pengalih perhatian bagi calon pemangsa dan berguna pada saat kawin.

Beberapa spesies gurita seperti gurita mimic memiliki sistem pertahanan ke-4 berupa kemampuan meniru bentuk hewan laut berbahaya seperti lionfish dan belut berkat tubuh yang lentur dipadukan dengan kemampuan berganti warna. Gurita mimic juga pernah didapati mengganti tekstur mantel agar kamuflase menjadi lebih sempurna. Mantel gurita mimic bisa terlihat runcing-runcing seperti rumput laut atau benjol-benjol seperti tekstur batu karang.

BERBURU GURITA

Melihat bentuk fisik, jenis makanan dan sitaf pembelaan diri gurita, maka untuk berburu gurita harus mengenal betul sifat-sifat tersebut.  Para nelayan di papuma terbiasa berburu gurita dengan cara menyelam dan menggunakan umpan berupa kepiting tiruan sebagai umpan gurita.    Setelah umpan dimakan, selanjutnya gurita diolah menjadi kuliner gurita bakar papuma.

Tahukah anda bagaimana cara berburu gurita di papuma?  Kami mendapatkan video yang sangat menarik hasil tayangan MNCTV yang beberapa waktu yang lalu melalui acara “MATA PANCING”.

Silakan anda saksikan kisah berburu gurita papuma dengan cara  klik tautan gambar di bawah ini.  Selamat menyaksikan, dan jika anda berkunjung ke papuma. jangan lewatkan kuliner gurita bakar yang banyak disediakan warung-warung makan tradisional di area wisata Tanjung Papuma.  Rugi jika anda sudah sampai di papuma tetapi tidak merasakan kenikmatan khas papuma. (dietweha)

Papuma Camping Ground : Bermalam di Alam Bebas Papuma Aug 05

Jika anda berjiwa petualang tulen, papuma menyediakan fasilitas bagi anda yang ingin menyalurkan hobi bermalam di alam bebas.  Di papuma terdapat pantai, hutan dan gunung yang siap menjadi pelepas ketegangan anda dan menyalurkan hobi petualangan anda.

Papuma setidaknya memiliki beberapa lokasi camping ground yang menawarkan sensasi bermalam dan beraktifitas di alam bebas.  Masing-masing lokasi menawarkan privasi dan perbedaan tipe tegakan yang mengelilinginya.  Anda dapat melakukan aktifitas gathering, api unggun, memasak, bakar ikan dan lain-lain yang memberi suasana berbeda dibandingkan anda menginap di pondok wisata kami.  Selain itu, kami juga menyewakan tenda dengan harga sewa yang murah dan terjangkau beserta tambahan fasilitas yang anda butuhkan seperti lampu listrik, kayu untuk api unggun, tikar dan lain-lain.  Kami siap membantu anda mendirikan tenda yang anda bawa sendiri maupun  yang anda sewa dari papuma.

Ada tiga lokasi yang telah kami siapkan untuk lokasi camping anda diantaranya : Serut Camping Ground, Gebang Camping ground, dan Keben Camping ground.  Masing-masing lokasi camping ground mencirikan jenis vegetasi yang dominan melingkupi lokasi camping ground tersebut.

SERUT CAMPING GROUND

Berlokasi di lahan seluas 0,25 Ha berada di bawah tegakan pohon-pohon serut dan dekat dengan bibir pantai pasir putih papuma.  Camping ground ini terletak di sebelah utara cafe papuma di pinggir jalan aspal zone hijau papuma dengan jenis tanah berpasir putih tipis, dekat dengan fasilitas toilet, warung-warung ikan bakar dan cafe papuma.  Jika anda penyuka hembusan angin pantai dan tidak terlalu terganggu dengan hilir mudik pengunjung yang lain, maka lokasi ini cocok bagi anda.

GEBANG CAMPING GROUND

Gebang camping ground berlokasi agak masuk dari jalan zone hijau papuma seluas 0,1 Ha, berada di bawah tegakan pohon-pohonan yang didominasi pohon gebang dengan jenis tanah podzolik kecoklatan dan sedikit berpasir.  Suasananya sangat teduh dan sejuk dan satu kompleks dengan sirkuit ATV dan PTCR (Papuma Tree Canopy Rail).  Selain dekat dengan fasilitas MCK, lokasi camping ground ini agak jauh dari keramaian pengunjung yang lain dan anda akan mendapatkan nuansa laut dan hutan alam sekaligus.  Jika anda ingin menyendiri dan jauh dari keramaian pengunjung, lokasi ini cocok bagi anda untuk bercamping di papuma.  Anda juga bisa melakukan pesta api unggun dan disediakan juga lokasi api unggun dan tersedia juga kayu bakar untuk api unggun yang dapat dipesan khusus kepada petugas kami.

KEBEN CAMPING GROUND

Keben camping Ground berlokasi di dekat prtal pintu masuk zone hijau berada di bawah pepohonan keben.  jenis tanah coklat sedikit berpasir.  Karena berada di lokasi dekat pintu masuk, maka lokasi ini cukup ramai dengan lalu lintas pengunjung yang lain.  bagi anda yang gemar ber camping tapi tidak kuatir dengan adanya keramaian, maka lokasi ini cocok anda pilih untuk tempat bercamping anda.  Lokasi ini dekat juga dengan fasilitas MCK dan warung-warung makan papuma.  Dekat juga dengan pelataran parkir papuma.

Bagi anda yang membawa perlengkapan camping ground, anda bisa langsung berhubungan dengan petugas kami dan cukup membayar sewa camping ground.  Sedangkan bagi yang kebetulan tidak membawa perlengkapan camping, anda dapat menyewa dari papuma, dengan jenis tenda : tenda pramuka (kapasitas 5-8 orang) atau tenda doom (kapasitas 3-5 orang).

Adapun tarif sewa tenda dan camping ground sebagi berikut :

1.  Tenda Pramuka / tenda Biasa : Rp. 30.000/Unit/Hari.

2.  Tenda Doom Eager Exclusive : Rp. 50.000/Unit/Hari.

3.  Sewa tempat per tenda per hari : Rp. 25.000/hari/tenda

4.  Sewa Lampu Penerangan : Rp. 30.000/Paket/Hari.

Selamat menikmati dunia alam bebas papuma dengan ber-camping di papuma. (dietweha).

Lumba-Lumba Yang Malang Terdampar di Papuma Aug 05

Meski kejadiannya sudah agak kadaluarsa, namun kisah terdamparnya lumba-lumba di pantai Tanjung Papuma ini cukup relevan dan menarik untuk diberitakan.  Cukup menarik karena kejadiannya sangat langka – karena memang belum pernah terjadi ada ikan besar seperti lumba-lumba – terdampar di Papuma.  Relevan karena kejadian ini menunjukkan bahwa di sekitar kawasan perairan Tanjung Papuma berarti juga terdapat habitat lumba-lumba yang perlu diteliti lebih lanjut keberadaannya.  Siapa tau bisa juga menjadi salah satu obyek wisata bahari di Papuma.

Although it had happened a bit outdated, but the story terdamparnya dolphins on the beach of Tanjung Papuma is quite relevant and interesting to be preached. Quite interesting because it happens very rare – because it has never happened there is a big fish like dolphins – washed up on Papuma. Relevant because this incident shows that the waters around Cape Papuma means there are also the habitat of dolphins that need to be further investigated its existence. Who knows it could also be one of maritime tourism in Papuma.

Kejadiannya dikisahkan oleh Mas Riswandha (salah satu anggota grup FB Papuma Lovers) yang mengirimkan kisahnya ke grup FB tersebut.  Saat itu 29 Mei 2009, mas Riswandha dkk kebetulan sedang berwisata ke Papuma.   Kala itu para nelayan mendapati seekor lumba-lumba tersangkut jala jaring penangkap ikan. Akibat kelelahan dalam upaya melepaskan diri dari jala jaring ikan tersebut, lumba-lumba tersebut akhirnya kelelahan dan terdampar di pantai pasir putih papuma.

It happened told by Mas Riswandha (one of the member of group Papuma Lovers) that send the story to the group FB. It was May 29, 2009, Mas et al Riswandha happened to be traveling to Papuma. At that time the fishermen found a dolphin nets snagged fishing nets. As a result of fatigue in an effort to escape from the nets of fishing nets, the dolphins were eventually exhausted and stranded on a white sand beach Papuma.

Melihat hal tersebut, para nelayan setempat telah berusaha mengembalikan lumba-lumba tersebut kembali ke laut.  Namun usaha tersebut sia-sia karena lumba-luma sudah kelelahan dan akhirnya mati.  Lumba-lumba mati itu akhirnya dikuburkan di bawah pohon kelapa.  Pada saat penguburan, mas Riswandha dkk turut menguburkan lumba-lumba malang tersebut. (dietweha)

Seeing this, the local fishermen have been trying to get the dolphins back to sea. But the effort is futile because the dolphin-luma was exhausted and eventually die. Dead dolphins were eventually buried under a palm tree. At the time of burial, mas Riswandha helped bury the poor dolphins. (dietweha)

Papuma Lovers : Grup FB Baru Bagi Komunitas Pecinta Papuma Aug 05

Beberapa bulan yang lalu telah terbentuk lagi komunitas pencinta papuma di jejaring sosial Facebook meramaikan dunia maya.  Grup Facebook yang diberi nama “PAPUMA LOVERS” ini di kelola oleh admin : mas agung puji santoso dan masrur habibie mengikuti jejak pendahulunya grup FB “Tanjung Papuma Coast Jember (Papuma Lovers)” yang sudah beranggota 9.700 orang. Entah grup ini berbeda anggota sama sekali dari grup pendahulunya atau sebagaian besar sama, tapi lepas dari semua hal tersebut, yang jelas keanggotaannya sekarang ini sudah melesat dalam hitungan bulan sudah mencapai 3.600 orang.

A few months ago have formed another community of Papuma lovers on the Facebook social networking on the virtual world. Facebook group named “Papuma LOVERS” is managed by admin : Mas Agung Puji Santoso and Habibie masrur follow in the footsteps of its predecessor  FB group “Tanjung Papuma Coast Jember (Papuma Lovers)” which is already 9700 people membered. Whether these groups differ from group members at all or most similar predecessor, but out of all this, a clear membership now been dashed in a matter of months has reached 3,600 people.

Kehadiran grup baru dalam jejaring Facebook ini menambah khasanah penggemar, pemerhati dan pecinta Papuma.  Selain itu juga semakin memperluas jaringan komunikasi dan informasi serta publikasi terkait papuma dan seluk beluk obyek wisata ini.

The presence of new groups in the network adds to the repertoire of Facebook fans, observers and lovers Papuma. It is also increasingly expanding network of communication and information and related publications Papuma and subtleties of these attractions.

Semoga kehadiran grup “PAPUMA LOVERS” ini semakin memperkuat kecintaan kita semua pada aset wisata alam kabupaten Jember yang sangat potensial dan memiliki keindahan panorama alam yang maha indah. (dietweha).

Hopefully the presence of the group “Papuma LOVERS” This further strengthens our love of all the assets of the natural attractions of Jember district with huge potential and has a beautiful panorama of great natural beauty. (dietweha)

Category: Kabar Berita  | 2 Comments
Legenda Gugusan Batu Karang Tanjung Papuma Aug 04

Salah satu keunikan yang kita temui di Papuma, yakni adanya batu-batu Malikan yang bisa mengeluarkan bunyi-bunyian khas seperti musik bila terkena ombak. Batu Malikan merupakan karang-karang pipih yang mirip seperti sebuah kerang besar yang menjadi dasar sebuah batu karang besar, yang letaknya tak jauh dari tepi pantai. Ada tujuh batu karang besar di pantai itu. Tujuh batu karang disebut sebagai pulau kecil oleh warga setempat. Enam dari tujuh pulau itu memiliki nama yang sesuai dengan bentuknya.

Konon, satu dari antara pulau tersebut dihuni oleh ratusan ular berbisa sehingga tidak ada masyarakat atau wisatawan yang bisa berkunjung ke pulau tersebut. Deretan gugusan pulau tersebut, yakni Pulau Batara Guru, Pulau Kresna, Pulau Narodo, Pulau Nusa Barong, Pulau Kajang, dan Pulau kodok. Bentuk enam pulau tersebut sangat khas. Seperti Pulau Kodok yang bentuknya mirip seperti kodok raksasa, sedangkan Pulau Narodo bentuknya mirip dengan topi dewa Narada. Pengunjung yang datang ke pulau-pulau batu karang itu, bisa duduk di atas Batu Malikan asalkan ombak laut tidak tinggi.

Dua buah batu karang penanda atau icon papuma adalah batu kajang dan batu narada.  Jika kita mengamati background dari potret-potret pantai pasir puti yang ada di seluruh dunia, dengan mudah kita mengenali bahwa latar belakang foto diambil di papuma karena adanya batu kajang atau batu narada. Kedua batu karang itu menjadi tempat paling favorit berpose dan berfoto-ria para pengunjung papuma karena bentuknya yang memang sangat khas.  Kalo anda tidak percaya,  Cek it Out. (dietweha).