Jika anda telah menapakkan kaki di pasir putih papuma dan berjalan menyusuri sepanjang garis pantai pasir putih di papuma, maka pasti anda pernah menyaksikan jajaran tumbuhan berdaun mirip sirip dengan akarnya yang muncul di permukaan tanah menyerupai batang pokoknya. Jika anda beruntung dan mendapati pohon-pohon tersebut berbuah, maka anda akan saksikan buah pohon tersebut yang mirip durian tapi berlapis-lapis berwarna hijau – ketika muda – dan berwarna kuning jingga – ketika tua. Betapa Indah dan colourfull sekali buah tersebut dan mengundang selera untuk memakannya. Tapi jangan salah, meski warnanya sangat menggiurkan dan mengundang selera, namun buah ini tidak dapat dimakan.
Tahukah anda, tanaman apakah yang menjadi salah satu pembentuk biodiversity di papuma ini? Ya, ……itulah dia tanaman pandan, si penghijau dan pelindung pantai papuma.
Pandan merupakan segolongan tumbuhan monokotil dari genus Pandanus. Sebagian besar anggotanya merupakan tumbuh di pantai-pantai daerah tropika. Anggota tumbuhan ini dicirikan dengan daun yang memanjang (seperti daun palem atau rumput), seringkali tepinya bergerigi. Akarnya besar dan memiliki akar tunjang yang menopang tumbuhan ini. Buah pandan tersusun dalam karangan berbentuk membulat, seperti buah durian. Ukuran tumbuhan ini bervariasi, mulai dari 50cm hingga 5 meter, bahkan di Papua banyak pandan hingga ketinggian 15 meter. Daunnya selalu hijau (hijau abadi, evergreen), sehingga beberapa di antaranya dijadikan tanaman hias.
Pandan pantai (Pandanus tectorius) merupakan salah satu jenis vegetasi yang khas pantai di papuma. Tanaman pandan menyebar di sepanjang pantai yang tidak tergenang oleh pasang surut air laut. Ciri umum habitat pandan adalah berada di ekosistem yang tidak terpengaruh iklim, tanah kering (tanah pasir, berbatu karang, lempung), tanah rendah pantai, pohon kadang-kadang ditumbuhi epyphit dan dapat dijumpai terutama di pantai selatan P. Jawa, pantai barat daya Sumatera dan pantai Sulawesi.
Berdasarkan susunan vegetasinya, ekosistem hutan pantai papuma dapat dibedakan menjadi 2, yaitu formasi Pres-Caprae dan formasi Baringtonia.
- Formasi Pres-Caprae; Pada formasi ini, tumbuhan yang dominan adalah Ipomeea pres-caprae, tumbuhan lainnya adalah Vigna, Spinifex littoreus (rumput angin), Canavalia maritime, Euphorbia atoto, Pandanus tectorius (pandan), Crinum asiaticum (bakung), Scaevola frutescens (babakoan).
- Formasi Baringtonia; Vegetasi dominan adalah pohon Baringtonia (butun), tumbuhan lainnya adalah Callophylum inophylum (nyamplung), Erythrina, Hernandia, Hibiscus tiliaceus (waru laut), Terminalia catapa (ketapang).




Komentar Anda